Lanjut lagi dengan cerita pengalamanku...setelah tahu apa yang menjadi pilihan hidupku suatu ketika ada sebuah kompetisi design yang memberikan hadiah scholarship . Disitu aku bersama patnerku Merry ingin memperjuangkan kompetisi itu tapi sebenarnya kami berdua ragu karena kesibukan kami yang menjadi koordinator acara di sekolah . Tapi akhirnya kami mengikuti kompetisi tersebut . Dan sehari sesudah pengumpulan kami mendapat kabar bahwa karya kami lolos dan menjadi finalis dari ratusan karya yang ada . Dalam kompetisi tersebut kami harus mempresentasikan karya kami dan kamipun mempresentasikannya dengan kondisi pikiran yang terpecah - pecah . Memikirkan acara sekolah dan hal - hal yang akan kami presentasikan . Tapi pada akhirnya kami berhasil . Malam pengumuman pemenangtiba orangtua beserta guru diwajibkan datang dan ...pada malam itu kami tidak yakin menang kenyataannyapun benar kami tidak mendapatkan peringkat 1 - 3 tapi kami sudah lolos menjadi 10 besar suatu kebanggaan . Setelah kompetisi itu dua hari kemudian aku di telfon oleh penyelenggara kompetisi dan ternyata ada kabar baik bahwa aku mendapatkan scholarship untuk menempuh pendidikan design . Aku senang tapi bimbang . Akupun datang ketempat tersebut dan sempat diberi pengarahan . Sebelumnya aku akhirnya mengatakan kepada mamaku bahwa aku sudah memilih untuk terjun ke Film . Mamaku kembali dibuat bingung dan pusing dan akhirnya ia mengatakan terserah . Saat menemui sekolah yang akan memberiku scholarship disana dijelaskan bahwa ditempat tersebut ada jurusan film dan scholarshipku bisa dipakai untuk jurusan tersebut . Tap jurusan tersebut ada di Singapura jadi aku harus menetap disana . Sejujurnya aku langsung tidak respek dan akupun memutuskan untuk tidak mengambilnya bagiku perfilaman Singapura tidak terdengar sama sekali. Aku berusaha diyakinkan sekali lagi oleh mamaku untuk mengambil scholarship tersebut tapi aku tetap mengatakan TIDAK . Mamaku akhirnya kalah dan keputusanku menang . Aku tahu mungkin ada kekecewaan kesempatan didepan mata aku tolak begitu saja tapi aku tidak ingin menjalani nsesuatu yang tidak aku suka . Setelah kejadian itu aku hanya bisa melihat sertfikat yang aku pajang dikamarku tapi aku tidak pernah menyesal .
Dan akupun mulai diberi banyak pertanyaan oleh kedua orangtuaku . Aku ingin kuliah dimana ? Dan ingin mengambil jurusan apa ? Yang dibenakku hanya IKJ dan Film . Aku memilih kampus tersebut karena satu - satunya kampus film terbaik ya hanya itu . Ketika mengetahui hal tersebut banyak pertentangan dan gejolak . Bukan karena kampus yang aku pilih tetapi karena jurusannya . Kedua orangtuaku berpikir apakah anakku nanti bisa hidup melalui jalur tersebut ? Tapi sekali lagi aku berusaha meyakinkan . Mereka berdua sangat ingin aku mengambil jurusan bisnis atau design karena lebih menjamin .Tapi sekali lagi aku katakan tidak . Mungkin mereka berdua sudah lelah dan akhirnya mereka menyerah . Mereka hanya bisa mengatakan bahwa " Itu pilihanmu dan kami berdua tidak ingin mendengar keluhan darimu " hanya itu yang mereka katakan . Dan aku sangat tahu mereka tidak merestuinya tapi mereka tidak ingin mengekangku . Akhirnya hinggadetik ini aku masih menjadi seorang mahasiswa jurusan Film . Jurusan yang benar - benar aku inginkan dan merupakan pilihanku walalupun harus dengan mengorbankan perasaan orangtuaku . Tapi sedikit demi sedikit mereka mulai melunak setelah mengetahui hasil kuliahku dismester 1 yang mendapatkan IP 3,5 dan direkomendasikan oleh kampus sebagai calon penerima beasiswa kemendiknas . Satu hal yang ada dibenak mereka saat ini bahwa mereka bangga memiliku dan mereka harusnya percaya dan yakin dari awal dengan pilihanku .Dan kini aku menikmati apa yang menjadi pilihanku
Untuk semua orang yang membaca blog ini :
Temukanlah lentera jiwamu sendiri dan jangan takut untuk memperjuangkannya karena apa yang menjadi pilihanmu adalah sesuatu yang sudah kamu ketahui risikonya . Dan ketika kamu menjalaninya kamu akan merasakan sesuatu yang bisa membuatmu tahu tentang banyak hal .Perjuangkan lentera jiwamu karena apapun yang menjadi pilihanmu adalah sebuah PILIHAN HIDUP .
No comments:
Post a Comment